Rabu, 22 Desember 2010 22:48 WIB Solo Share :

2011, PKMS dialokasikan Rp 19 miliar

Solo (Espos)--Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengalokasikan dana program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) pada tahun 2011 senilai Rp 19 miliar.

Sebanyak Rp 6 miliar di antaranya digunakan untuk membayar tunggakan pembayaran klaim PKMS tahun 2010.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Zainal Arifin saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (22/12), mengemukakan tunggakan pembayaran klaim PKMS setiap tahun memang selalu terjadi lantaran pembayarannya dilakukan tiga bulan sekali.

“Jadi, untuk pembayaran klaim beberapa bulan terakhir dilakukan tahun berikutnya. Ada tunggakan senilai Rp 6 miliar di tahun 2010 yang harus dibayarkan di tahun depan,” kata Zainal.

Dia menjelaskan, dengan adanya pembayaran tunggakan klaim di tahun 2010, maka alokasi PKMS di tahun 2011 menyisakan Rp 13 miliar.

Dia menilai, jumlah itu masih jauh dari kebutuhan mengingat berdasarkan dana dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, peserta PKMS di tahun 2011 mencapai 354.528 jiwa. Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 26.116 jiwa mengingat pada tahun sebelumnya mencapai 328.412 jiwa.

Jika diasumsikan pembayaran premi setiap jiwa Rp 7.200/bulan, maka dalam setahun membutuhkan dana hingga Rp 30,6 miliar. Jumlah itu belum termasuk Rp 6 miliar dari tunggakan pembayar klaim di tahun 2010.

mkd

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…