Selasa, 21 Desember 2010 23:44 WIB Sragen Share :

Wakil rakyat lawatan ke Tangerang

Sragen (Espos)--Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2011 belum dibahas, puluhan anggota Badan Anggaran (Banggar) dan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sragen justru berlawatan ke Tangerang, dengan dalih studi banding. Padahal tahun 2010 tinggal dua pekan.

Puluhan wakil rakyat itu berangkat studi banding tentang pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) ke Tangerang Selatan pada Senin (20/12) lalu dan bakal kembali ke Sragen pada Rabu (22/12) ini.

Wakil Ketua DPRD Sragen Giyanto saat temui wartawan, Senin lalu, menerangkan hingga Senin draf KUA dan PPAS APBD 2011 belum diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen. Dia mengaku sudah mendesak eksekutif agar segera menyerahkan draf itu, namun belum juga dipenuhi.

“Studi banding ke Tangerang ini bukan untuk lawatan, melainkan benar-benar studi banding sebelum pembahasan APBD 2011. Kami memiliki tujuan baik dalam studi banding ini. Kalau ada anggota Dewan yang memanfaatkan untuk kegiatan pribadi, ya bukan tanggung jawab kelembagaan,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Sragen, Darmawan Minto Basuki saat ditemui wartawan, Selasa (21/12) di sela-sela pemberangkatan jalan sehat keluarga sakinah di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sragen, mengatakan draf KUA dan PPAS APBD 2011 bakal diserahkan ke Dewan Rabu ini.

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…