Selasa, 21 Desember 2010 23:18 WIB Solo Share :

DPU Solo ancam ambil langkah hukum

Solo (Espos)--Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo mengancam akan mengambil langkah hukum bila warga masih saja menghambat pengerjaan proyek sumur dalam di Kampung Lemah Abang, Kadipiro, Banjarsari.

“Ya mestinya proses hukum berjalan bila rekanan diganggu kembali. Tapi akan tanyakan dulu kepada empat warga Lemah Abang yang belum mendapat kompensasi. Apakah memang mereka warga Lemah Abang,” ujar Kepala DPU, Agus Djoko Witiarso, saat dihubungi Espos Selasa (21/12).

Dia menambahkan pengerjaan proyek sumur dalam telah molor dari jadwal penyelesaian Rabu (15/12) lalu. Selanjutnya pengerjaan sumur ditarget ulang selesai Jumat (24/12) mendatang.

Penyebab molornya penyelesaian menurut Agus adanya resistensi warga. Termasuk tindakan penghentian proyek oleh belasan warga Lemah Abang, Senin (20/12) lalu.

Apalagi terjadi tindak pengancaman terhadap pekerja proyek. Dia kembali menegaskan sumur dalam Lemah Abang merupakan proyek pemerintah pusat untuk pengadaan air bersih di permukiman penduduk. Sedangkan Ketua LSM Lembaga Bina Masyarakat Marjinal (LBMM), Joko Prakoso mengungkapkan ada indikasi pemerasan terhadap rekanan penggarap sumur dalam.

Oknum warga diduga meminta uang Rp 10 juta sebagai kompensasi proyek. Namun menurut Joko oknum tersebut tidak tergabung dalam Forum Masyarakat RW XXI Lemah Abang yang sebelumnya memprotes sumur dalam.

Fakta itu menurut dia diketahui dari surat pencabutan kuasa Forum Masyarakat Lemah Abang kepada LSM LBMM tertanggal 17 Desember 2010. Dalam surat itu Forum Masyarakat Lemah Abang menyatakan oknum yang meminta kompensasi pribadi tanah persil bukan warga Lemah Abang. Surat pencabutan kuasa ditandatangani Ketua Forum Masyarakat Lemah Abang, Affandi dan Sekretaris, Sri Wahono.

kur

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…