Selasa, 21 Desember 2010 18:29 WIB Solo Share :

DPRD
Pelaksanaan sejumlah proyek kurang maksimal

Solo (Espos)--Kalangan Komisi II DPRD Kota Solo menilai kurang maksimalnya pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan fisik dikarenakan tidak adanya konsultan perencanaan dan konsultan pengawas.

Anggota Komisi II, Djaswadi saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (21/12), mengatakan secara umum pelaksanaan proyek pembangunan fisik di Kota Solo sudah berjalan dengan lancar.

Kendati demikian, dia mengakui sepanjang pelaksanaan proyek fisik itu masih diwarnai dengan kekurangan di sana-sini. Dia mencontohkan, belum selesainya sejumlah proyek seperti revitalisasi alun-alun utara dan Bunderan Gladak menjadi cacatan tersendiri.

“Itu harus menjadi evaluasi buat Dinas Tata Ruang Kota (DTRK). Mestinya proyek ini bisa selesai per 20 Desember, namun saat ini proyek masih dikerjakan,” urai Djaswadi.

Dalam hal ini, Djaswadi menekankan perlunya pelibatan konsultan perencanaan dan konsultan pengawas dalam pelaksanaan proyek di masa mendatang.

mkd

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…