Selasa, 21 Desember 2010 21:48 WIB News Share :

AMTI
Hentikan proses pembuatan RPP PPT

Semarang (Espos)--Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghentikan proses pembuatan Rancangan Peraturan Pemerintah Pengamanan Produk Tembakau (RPP PPT) usulan Kementerian Kesehatan.

“RPP PPT usulan Kementerian Kesehatan terlalu berlebihan, sehingga dikhawatirkan dapat mematikan industri tembakau nasional dari hulu sampai hilir,” kata  Ketua Umum AMTI Soedaryanto dalam rilis kepada wartawan di Semarang, Selasa (21/12).

Untuk menolak RPP PPT tersebut, sambung dia, ribuan anggota AMTI terdiri terdiri dari pekerja pabrik rokok, petani tembakau dan petani cengkeh, Selasa kemarin menggelar demonstrasi damai di Istana Merdeka, Jakarta.

Lebih lanjut Soedaryanto menyatakan seharusnya sebelum mengeluarkan RPP PPT pemerintah memperhatikan semua aspek, misalnya aspek tenaga kerja, kesehatan, dan pendapatan negara.

“Peraturan itu seharusnya realistik dan dapat diimplementasikan serta tetap memperhatikan hak perokok,” ujarnya.

oto

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…