UNIVERSAL STUDIO
Senin, 20 Desember 2010 20:23 WIB Travel Share :

Ingin masuk Universal Studio harus pesan tiket jauh-jauh hari

UNIVERSAL STUDIO

Mendung menggantung di langit Singapura, Rabu (25/12). Saat itu jam menunjukkan pukul 15.00 waktu setempat. Mengingat waktunya sudah sore, dengan sedikit tergesa Espos bergegas menuju Stasiun SMRT Bugis di pusat kota. Dari sana, Espos hendak menuju ke Sentosa Island, yang merupakan resort wisata terintegrasi yang pertama di Singapura.

Di sana terdapat satu wahana baru yang sedang laris diperbincangkan, Universal Studio
yang merupakan yang pertama di Asia Tenggara. Untuk menuju Sentosa Island menggunakan kereta SMRT, dari Bugis tinggal menuju ke arah Outram Park dan berganti jalur warna ungu ke arah Harbour Front. Tak sampai 20 menit, kereta tiba di Harbour Front, yang merupakan gate terakhir sebelum menyeberang ke Sentosa Island.

Untuk bisa menuju Sentosa Island, kita harus membeli tiket kereta Sentosa Express atau kereta gantung cable car yang dijual di Sentosa Station, yang terletak di mal VivoCity lobi L lantai III. Tak sulit menemukan VivoCity karena lokasinya persis bersebelahan dengan Harbour Front. Di VivoCity, dari atas kita juga bisa menikmati sejenak pemandangan indah pantai dengan kapal-kapal mewahnya.

Sesampainya di Sentosa Station, Espos bermaksud membeli tiket ke Universal Studio. Sayang beribu sayang, ternyata tiket ke wahana yang paling banyak diminati pengunjung itu sudah sold out alias habis dipesan sejak sebulan lalu. “Tiket habis hingga untuk tanggal 20 Desember.

Jika Anda ingin ke Universal Studio, harus memesan terlebih dulu. Agak sulit kalau beli mendadak karena memang peminatnya sangat banyak. Harga tiketnya sendiri SGD 66 (setara Rp 455.500-red), jelas petugas loket di Sentosa Stasion, Mashita.

Namun Mashita mencoba menawarkan paket-paket lain, yang disebutnya tak kalah menarik untuk bisa dinikmati di Sentosa Island. Kepalang basah tinggal menyeberang, Espos pun akhirnya menerima tawaran Mashita yang menyodori beragam paket untuk dipilih. Empat paket hiburan di Sentosa Island yakni Tiger Sky Tower, The Merlion, Images of Singapore dan SkyRide saya pilih. Harganya total Rp SGD 36.90 atau Rp 276.000. Plus tiket Sentosa Express SGD 3 (Rp 20.700), penyeberangan ke Sentosa Island dimulai.

Naik Sentosa Express menuju perhentian pertama, yakni Waterfront Station hanya butuh waktu tiga menit. Di sini terdapat Resort World yang terkenal itu. Universal Studio juga berlokasi di Resort World. Meski tak memiliki tiket masuk, bukan berarti tak bisa berpose di depan maskot Universal Studio yang sangat dikenal itu. Di sana, ada puluhan pengunjung lain yang senasib dengan <I>Espos<I>, hanya bisa melihat Universal Studio dari pintu gerbang saja.

Namun itu tak mengurangi kegembiraan karena di sana masih banyak hiburan yang bisa dinikmati, seperti Lake of Dream dan kasino. “Kami sekeluarga sebenarnya ingin ke Universal Studio, tapi tiketnya habis. Mau gimana lagi? Tapi arena-arena lainnya tidak mengecewakan kok, tidak sia-sia kami sekeluarga datang ke sini,” ujar Lidya, turis asal Surabaya yang datang ke Sentosa Island bersama anggota keluarganya.

Puas mengelilingi Resort World, Espos melanjutkan perjalanan menuju Imbiah Lookout. Di sanalah paket-paket yang Espos ambil, berada. Total ada 11 wahana di Imbiah Lookout ini. Tiger Sky Tower misalnya, yang merupakan menara pandang srtinggi 131 meter di atas permukaan laut. Ini merupakan menara pandang tertinggi di Singapura di mana kita bisa melihat panorama pemandangan Sentosa dan wilayah-wilayah sekitarnya. Sementara The Merlion merupakan replika lambang Singapura, yang berketinggian 37 meter. Di Merlion, kita bisa melihat pemandangan Sentosa dan lepas pantai selatan Singapura.

Yonantha Candra Permana–(habis)

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…