Minggu, 19 Desember 2010 19:31 WIB Sport Share :

TCT Jateng masuk 10 Besar

Solo (Espos)--Tim balap sepeda Tirta Cycling Team (TCT) Jateng kembali mengulang sukses pada Tur Pangandaran 2010 yang digelar sejak Sabtu-Minggu (18-19/12).  Pada hari terakhir, Sabtu kemarin, memperlombakan nomor <I>road race<I> dengan menempuh rute Bandung-Pangandaran sejauh 220 km, para pembalap TCT mampu menembus posisi 10 besar.

Sebelumnya, pada hari pertama gelaran adu kebut Tur Pangandaran yang memperlombakan nomor Team Time Tria (TTT), TCT mampu menduduki peringkat kedua. TCT yang kali ini tampil tanpa diperkuat pemabalap andalannya, Warseno yang sedang mengikuti Seleknas SEA Games, sukses mencatatkan waktu 1 jam 10 menit 16 detik.

Raihan ini mengungguli pembalap tim tuan rumah Dodol Garut yang menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 1 jam 10 menit 49 detik. Sementara posisi pertama diraih tim Putra Perjuangan Bandung yang membukukan waktu, 1 jam 10 menit 11 detik.

“Hasil ini di luar prediksi kami. Awalnya kami hanya menargetkan lolos di peringkat ketiga,” ujar pelatih TCT Jateng, Agus Sadiyanto kepada <I>Espos<I> seusai lomba, Minggu (19/12).
Pada etape kedua yang mempertandingkan nomor <I>road race<I>, TCT yang diperkuat Yuli Haryanto, Galih Wardana, Jonatha Pungki dan Topan Artha bersaing ketat dengan para pembalap tuan rumah. Pada tanjakan terakhir di Kali Pucung, Yuli dkk sempat keteteran dan keluar dari rombongan 10 besar.

Namun para pembalap TCT yang bernafsu ingin mengulang sukses hari pertama buru-buru memperbaiki performanya dan langsung memacu kecepatan. Alhasil di saat-saat terakhir, awak TCT secara berurutan mampu finis di urutan 10 besar. Bahkan, Yuli mampu finis diurutan kelima, diikuti Topan, Galih dan Jonatha di posisi ketujuh, delapan dan sembilan.

“Hasil ini tak lepas dari kerja keras dan persiapan yang kami gelar setiap hari. Ini menjadi modal berharga TCT sebelum tampil pada LCC (Lomba Custom Cycling) seri ketiga yang sekiranya digelar di Jogja, akhir tahun nanti,” pungkas Agus.

Pada nomor <I>road race<I> Tur Pangandaran tersebut, peringkat pertama berhasil diraih pembalap PP Bandung, Risky di susul Arin (PP), Cely (PP) dan Acong dari Dodol Garut diposisi keempat. Tampil sebagai pembalap terbaik dalam ajang tersebut adalah pembalap tuan rumah, Risky.

yud

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…