Minggu, 19 Desember 2010 19:20 WIB Tak Berkategori Share :

Setelah dibunuh, seorang anak dibuang ke septic tank

Semarang--Mayat anak perempuan bernama Robiyatul Siti Nurjanah (9) yang diduga menjadi korban pembunuhan ditemukan di dalam bak penampungan kotoran (septic tank) yang tertutup.

Mayat pelajar kelas III Sekolah Dasar Al Hikmah Semarang yang sudah mulai membusuk tersebut ditemukan polisi di “septic tank” rumah milik Suparmin (55) RT 09 RW 02 Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Semarang, Minggu, setelah dilakukan pembongkaran.

Menurut keterangan Ketua RT setempat yang ikut menyaksikan pembongkaran, Teguh Heriyanto,36, penemuan mayat korban bermula dari hilangnya korban sejak Jumat (17/12).

“Sekitar pukul 15.00 WIB korban disuruh kakaknya membeli es di rumah keluarga Suparmin, namun setelah ditunggu selama dua jam yang bersangkutan tidak kembali,” katanya.

Mengetahui korban belum pulang, pihak keluarga berusaha mencari keberadaan korban di beberapa tempat yang sering didatangi korban, namun tidak berhasil menemukan anak itu.

Saat melakukan pencarian, beberapa keluarga korban melihat sandal milik korban berada di depan rumah Suparmin.

“Karena tidak menemukan korban di rumah tersebut, keluarga melanjutkan pencarian ke tempat lain sesuai dengan keterangan beberapa teman korban yang mengaku melihat korban berjalan ke arah timur,” ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan kesepakatan keluarga dan warga setempat maka dilakukan pemeriksaan di rumah Suparmin yang dihuni enam anggota keluarga pada Minggu (19/12) pukul 08.30 WIB.

“Saat memeriksa di dalam rumah, keluarga menemukan kaos milik korban di salah satu kamar anak Suparmin,” katanya.

Selain itu, katanya, keluarga korban yang bertempat tinggal tidak jauh dari rumah Suparmin juga menemukan bekas perbaikan di lantai kamar yang masih baru dan terlihat mencurigakan.

Pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut ke aparat Kepolisian Sektor Tembalang dan Kepolisian Resor Kota Besar Semarang agar bisa ditindaklanjuti.

Polisi lalu melakukan pembongkaran lantai di salah satu kamar dengan disaksikan perwakilan keluarga dan perangkat desa selama kurang lebih dua jam hingga menemukan mayat korban yang berada di “septic tank”.

Mayat korban yang dalam kondisi sudah mulai membusuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut termasuk memastikan penyebab kematiannya.

Dalam proses penyelidikan, polisi sedang meminta keterangan dari seluruh penghuni rumah Suparmin yang berjumlah enam orang namun belum diketahui identitasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait dengan kasus penemuan mayat anak pasangan suami istri Mulyadi,45, dengan Siti Nurjanah,40, yang terlihat dalam kondisi tertekan dan belum bisa dimintai keterangan.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…