Minggu, 19 Desember 2010 21:55 WIB Karanganyar Share :

Loko Sondokoro anjlok

Karanganyar (Espos)–Salah satu lokomotif Agrowisata Sondokoro yang digunakan sebagai fasilitas wisata, anjlok, Minggu (19/12) siang. Akibatnya, untuk beberapa saat loko tidak bisa berjalan.

Salah satu pengunjung Sondokoro, Pristiyan, 21, mengatakan, kedua roda depan loko yang menarik beberapa lori itu, terlepas dari jalur rel. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. “Karena bingung dan tidak ada penjelasan dari pihak Sondokoro, semua penumpang turun dan  meninggalkan gerbong lori. Dikira ada kejadian apa, ternyata rodanya meleset,” ujar Pristiyan saat ditemui Espos, Minggu (18/12).

Menurut Pristiyan, ada sekitar 50 orang wisatawan yang naik lori. Mengetahui loko akan berhenti lama, ia dan beberapa rombongan keluarga lain langsung meninggalkan lokasi wisata itu.  Belum sempat membelok ke kiri untuk masuk ke area dalam wisata Sondokoro, lanjutnya, dua roda loko bagian depan, keluar dari rel.

Manajer Pemasaran dan Humas Agrowisata Sondokoro, Teguh Sinung Nugroho membenarkan roda loko tersebut keluar dari rel. “Penyebabnya karena tanah di sekitar rel memang lembek, sehingga merubah posisi bantalan rel dan bergeser,” ujar Sinung.

Apalagi, kata dia, beberapa hari sebelumnya ada hujan lebat. Mengetahui roda loko keluar rel, pihaknya langsung menghubungi teknisi rel untuk memperbaiki. Pihaknya juga mengklaim, setelah diperbaiki, rel aman untuk dilalui lagi.  “Nanti ada perawatan lebih intensif lagi, terutama di bantalan relnya karena memang kondisi tanahnya labil dan lembek,” terang Sinung.

Selama hujan beberapa waktu belakangan, baru terjadi sekali terjadi roda loko lepas dari rel. Jika memungkinkan, bantalan di bawah rel akan diambil dan akan dipasangi bebatuan atau perlengkapan tertentu agar tidak labil lagi.

fas

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…