Minggu, 19 Desember 2010 14:00 WIB Sport Share :

Kecewa, ratusan suporter acungkan uang di depan kantor PSSI

Jakarta–Kekecewaan suporter yang hendak menonton laga leg II semifinal Piala AFF 2010 masih berlanjut. Mereka pun bergerombol di depan kantor PSSI untuk menyuarakan kekecewaan seraya mengacung-acungkan uang.

Seperti dikabarkan sebelumnya, banyak fans yang mesti kecewa karena tidak dapat membeli tiket di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (18/12) kemarin. Untuk menenangkan mereka, saat itu panitia memberikan kupon untuk prioritas pembelian tiket pada hari ini, Minggu (19/12).

Meski demikian, kekecewaan masih harus mereka rasakan karena meski sudah berbekal kupon, tiket pun belum juga mereka dapatkan. “Saya di sini dari jam 6. Loket dalam tutup, saya keliling sampai jam 8 lalu ke loket luar. Di sana juga tidak dilayani,” keluh Sofian ,24, warga Cikarang yang ditemui detikSport.

Sofian bukan satu-satunya. Dari pantuan, ada sekitar ratusan suporter yang kini bergerombol di depan kantor PSSI akibat kecewa usai mengalami nasib serupa.

“Kami ke sini untuk dapat kepastian, kalau tiketnya sudah nggak ada, ya kasih tau sudah nggak ada, jangan diam aja,” seru salah seorang bapak di antara riuh-rendahnya teriakan bernada kecewa lainnya.

Sambil berteriak kecewa, para calon pembeli tersebut juga terlihat mengacung-acungkan uang dan kupon yang mereka dapat sehari sebelumnya. Sekitar 20-30 aparat kepolisian berjaga di dalam pagar kantor PSSI, sementara kantor PSSI sendiri terlihat sepi.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…