Minggu, 19 Desember 2010 06:07 WIB Sport Share :

Eto'o jadikan Inter Milan juara dunia antarklub

Abu Dhabi – Penyerang Samuel Eto’o mencetak assist dan gol yang ikut menentukan kemenangan Inter Milan 3-0 atas Mazembe di partai final Piala Dunia Antarklub, di Stadion Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Sabtu (18/12).

Penampilan cemerlang Eto’o diawali oleh sebuah umpan terobosan kepada Goran Pandev pada menit ke-12. Sempat nyaris dijegal Kazembe Mihayo, bola akhirnya bisa diterima Pandev dan dijejalkan ke gawang Muteba Kidiaba.

Eto’o kemudian berhasil mencatatkan dirinya sendiri sebagai pencetak gol pada menit ke-17. Gol kali ini berawal dari pergerakan Javier Zanetti yang berujung umpan silang dari sektor kiri pertahanan Mazembe. Goran Pandev berusaha menguasai bola tetapi gagal.

Bola kemudian bergulir liar dan disambut Eto’o dengan sebuah tembakan yang membuat bola bersarang di gawang Mazembe.

Pada menit ke-22 dan ke-41, Inter mendapatkan dua peluang gol bagus dari Diego Milito. Sayang, kedua tembakan Milito mentah di tangan Kidiaba.

Mazembe sendiri bukannya tak memberikan perlawanan. Mengandalkan serangan dari sayap kanan, mereka beberapa kali mampu menembus benteng Inter. Namun, pada momen-momen krusial, mereka kurang beruntung, baik dalam menembak atau mengumpan.

Sepanjang babak pertama, mereka cuma menciptakan satu tembakan akurat, yaitu yang dilepaskan Dioko Kaluyituka dari luar kotak penalti pada menit ke-31.

Mazembe mencoba memperbaiki penampilan di babak kedua, dengan bermain lebih agresif. Namun, pola serangan mereka cenderung monoton sehingga mudah dibaca dan diantisipasi Inter Milan.
Meski begitu, Mazembe bisa mendapatkan sejumlah kesempatan mengejar ketinggalan. Pada menit ke-75 dan ke-80, Kaluyituka mencoba menaklukkan Cesar. Namun, sementara usaha pertamanya meleset, eksekusi keduanya bisa diblok Julio Cesar.

Inter sendiri juga mendapatkan sejumlah peluang gol bagus. Hanya karena aksi Kidiaba-lah, usaha Inter tak berbuah sesuai harapan. Pada menit ke-78, misalnya, Eto’o melepaskan tembakan yang terukur, baik tenaga maupun arahnya. Namun, Kidiaba mampu membaca arah bola dan bereaksi tepat mengebloknya.

Kebuntuan itu terus berlangsung sampai pada menit ke-85, Ludovic Biabiany berhasil menyambut umpan Dejan Stankovic di tengah kotak penalti, menggiringnya melewati Kidiaba, dan menyepaknya masuk gawang.
Tertinggal tiga gol tanpa balas dengan sisa waktu lima menit, Mazembe mencoba bermain lebih agresif lagi. Namun, mereka terus bermasalah dengan variasi serangan, sehingga meski tak kebobolan lagi, mereka gagal mengatasi pertahanan Inter sampai peluit berbunyi panjang. Kompas.com

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…