Minggu, 19 Desember 2010 10:31 WIB News Share :

Dua calo tiket dikeroyok suporter Timnas

Jakarta–Dua orang yang diduga calo tiket di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan nyaris dihajar habis-habisan oleh para supporter Timnas Indonesia. Ratusan supporter yang belum mengantongi tiket itu geram ketika diketahui dua calo tersebut menggenggam sebundel tiket.

Kejadian bermula ketika ratusan suporter Timnas kembali menyambangi GBK untuk berburu tiket laga Indonesia VS Filipina leg ke-2, Minggu (18/12), malam. Mereka telah berkerumun di loket 10 Stadion GBK sejak pagi.

Menurut pemberitahuan, loket akan dibuka antara pukul 08.00 WIB dan pukul 09.00 WIB. Para bola mania itu akan menukarkan tiket bekas pertandingan Indonesia-Thailand, yang diberikan panitia sebagai bukti untuk membeli tiket pertandingan hari ini.

Namun, hingga pukul 09.45 WIB, loket 10 tersebut belum dibuka. Para calon penonton tersebut merasa ditipu oleh PSSI. Nah, di tengah kejengkelan itu, tiba-tiba muncul pria yang memakai baju warna hijau. Pria itu menawari tiket kepada suporter.

Kontan, seorang suporter langsung berteriak kepada kawan-kawanya. “Ini calo, ini calo,” katanya sambil menunjuk pria yang menggenggam sekitar 50 tiket masing-masing seharga Rp 50 ribu tersebut.

Calo tiket itu pun langsung dikerubungi banyak orang. “Dapat dari mana? Kita sudah capek-capek ngantre dia bisa dapat begitu saja, dia pasti calo,” timpal seorang suporter.

“Pukulin, pukulin,” teriak yang lain. Karena situasi tidak kondusif, petugas keamanan yang berada di lokasi lantas menggelandang calo tersebut ke salah satu ruang di stadion.

Namun, aksi percaloan rupanya tidak mereda. Selang satu menit kemudian, seorang pria berbaju lengan pendek kembali menjadi sasaran amarah massa. Pria itu diduga menyimpan puluhan tiket pertandingan Indonesia-Filipina.

Meski sudah dibawa ke bawa ke tempat yang aman, si calo tetap menjadi bulan-bulanan massa. Namun, belum diketahui apakah calo tersebut menderita luka parah atau tidak, sebab situasi sangat ramai. Calo itu digelandang ke dalam stadion.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….