Sabtu, 18 Desember 2010 13:15 WIB Ekonomi Share :

Stok Pertamax Pertamina tinggal untuk 85 hari

Jakarta— PT Pertamina (Persero) mengungkapkan stok Pertamax cukup untuk 85 hari dan Pertamina akan terus berupaya agar stok aman jelang pengaturan BBM bersubsidi akhir kuartal I 2010.

“Kami punya stok sampai 85 hari,” ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani di kantor Menko Perekonomian, Jumat malam (17/12). Ia mengungkapkan jumlah konsumsi Pertamax dalam kondisi normal saat ini mencapai 100 ribu kiloliter per hari.

Ia juga mengakui saat waktu pelaksanaan pengaturan BBM bersubsidi pada akhir kuartal I 2011 mendatang, jumlah konsumsi Pertamax akan melambung. Sayangnya, ia enggan menyatakan detil angkanya karena masih menunggu hasil perhitungan Direktorat Jenderal Migas dan bagian pengolahan di Pertamina. Namun, lanjutnya, sesuai proyeksi awal yang disampaikan ke DPR, konsumsi Premium diperkirakan hanya akan tinggal 47% dan Pertamax 53%. Saat ini, konsumsi Premium mencapai 100%.

Dengan demikian, saat pelaksanaan pengaturan BBM bersubsidi diimplementasikan kebutuhan Pertamax dipastikan tetap akan mencukupi. Meskipun akan kurang dari 85 hari. “Jadi misalnya nanti Maret berlebih karena konsumen mulai beralih, kemungkinan hanya jumlah stok harinya saja yang menurun,” ujarnya.

Pertamina juga akan mengupayakan agar stok Pertamax berlebih untuk mengantisipasi hal-hal di luar dugaan. Sementara, untuk stok Premium saat ini tercatat hanya cukup untuk 18 hari saja.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…