Sabtu, 18 Desember 2010 22:19 WIB Sport Share :

Puncak penampilan Timnas tidak stabil

Jakarta--Puncak penampilan (peak performance) Timnas Indonesia dinilai tidak stabil seperti dalam pengamatan pelatih Persija Rahmad Darmawan ketika dimintai pendapatnya dengan melihat empat pertandingan yang telah dimainkan Timnas di ajang AFF Suzuki Cup.

“Saya melihat ‘peak performance’ Timnas tidak stabil karena ada perbedaan kondisi antara pertandingan yang satu ke pertandingan lainnya. Kita harapkan besok saat melawan Filipina mereka bisa berada dalam ‘peak performance’ penuh,” ujarnya seperti dilansir antara, Sabtu (18/12).

Rahmad mengatakan, saat Indonesia berhadapan dengan Malaysia dan Laos pada 1 dan 4 Desember lalu, penampilan penuh (peak performance) Firman Utina dan kawan-kawan hanya terjadi pada babak kedua.

Dan ketika melawan Thailand pada putaran terakhir Grup A 7 Desember lalu, Rahmad melihat pada babak pertama justru Thailand yang unggul dalam peak performance tersebut.

“Pada babak kedua barulah Indonesia menemukan peak-nya dan berhasil menekan Thailand lebih gencar lagi sehingga menciptakan dua keputusan penalti,” ujarnya.

Menghadapi Filipina pada leg kedua semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (19/12), Rahmad mengatakan tidak menutup kemungkinan kondisi seperti itu bisa terjadi lagi.

“Kemungkinan itu bisa terjadi setelah Filipina mempelajari seperti apa Timnas Indonesia bermain. Filipina juga tak akan mudah ditaklukkan karena mereka memiliki beberapa pemain kunci yang akan lebih berperan. Ini akan sangat membahayakan.”

“Mereka (tim Filipina) kemarin bermain ‘nothing to lose’ dan bermain lepas. Hanya saja mereka kurang ditunjang oleh kondisi yang prima dalam artian peak mereka juga sedang kurang stabil,” paparnya.

Rahmad berharap saat menghadapi leg kedua tersebut tim Indonesia jangan merasa sudah aman dengan kemenangan 1-0 dari leg pertama.

“Tim Indonesia harus lebih berani menyerang dan jangan terlalu banyak bertahan sehingga justru memberikan kelonggaran kepada tim lawan untuk mengatur serangan,” terang Rahmad Darmawan.

Indonesia hanya membutuhkan skor imbang atas Filipina untuk maju ke final.

Sementara dari pertandingan semifinal lainnya, Malaysia sudah menunggu calon lawan di final setelah memastikan lolos ke dengan menahan tuan rumah Vietnam 0-0 pada laga semifinal kedua di Stadion My Dinh Hanoi Vietnam, Sabtu. Malaysia lolos dengan agregat 2-0.

ant/nad

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…