Jumat, 17 Desember 2010 16:45 WIB News Share :

Sosialiasi Pilkada, KPU Grobogan dangdutan di pasar

Grobogan (Espos)–Jelang coblosan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Grobogan, 9 Januari 2011, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat giat blusukan ke pasar dengan menggelar dangdutan sambil menyosialisasikan tata cara coblosan kepada pemilih.

Selain dangdutan di sejumlah pasar di Kabupaten Grobogan, KPU juga memasang 50 baliho bergambar keempat pasangan calon yang maju dalam Pilkada Grobogan.

Ketua Divisi Sosialisasi KPU Grobogan, Afrosin Arif  ketika dihubungi Espos, Jumat (17/12) menjelaskan, dangdutan sosialisasi Pilkada itu dilakukan di enam pasar.

“Lokasinya di Pasar Grobogan, Purwodadi, Wirosari, Kradenan, Gubug dan yang terakhir hari ini (Jumat, 17/12), di Pasar Godong. KPU bersama PPK setempat mengajak pemilih nyoblos dan tata cara menyoblos,” papar Afrosin.

Kemudian soal pemasangan baliho, lanjutnya, KPU telah memasang di pintu masuk KPU Grobogan, seperti di Juworo, Geyer, Gabus, Ngaringan, Grobogan, Klambu, Tegowanu, Kedungjati. Juga di tempat keramaian umum seperti bundaran Simpang Lima Purwodadi dan depan pasar Geyer.

“Baliho tersebut bergambar, pasangan calon nomor urut 1, Sri Sumarni-Pirman (SIP), no 2, Pangkat Djoko Widodo-HM Nur Wibowo (Janur), no 3, Bambang Pudjiono-Icek Baskoro (Baik) dan no 4, Budisatyo-Edy Mulyanto (Budi Edy),” jelasnya.

Tidak hanya itu KPU dengan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LKP-SDM) menggelar sosialisasi ke pemilih pemula,

Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan bertema “Partisipasi pemilih sebagai bagian dari suksesnya Pemilukada” yang digelar Kamis kemarin, adalah dr Ari Pradhanawati, MS (Anggota KPU Jawa Tengah 2003-2008), Ir Jati Purnomo, M.Si (Ketua KPU Grobogan), Wahid Abuldulrahman SSos, MSi (Sekretaris Yayasan JALANMATA).

“Kegiatan yang digelar di Aula Balai Desa Gubug tersebut diikuti  sekitar 100 pemilih pemula diantaranya pengurus Osis dan pelajar dari sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Gubug,” pungkas Afrosin.

rif

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….