Jumat, 17 Desember 2010 10:14 WIB Internasional Share :

Iran tangkap delapan tersangka teroris

Teheran–Otoritas Iran menangkap delapan orang tersangka teroris. Mereka ditangkap atas dugaan keterlibatan serangan bom di Kota Chabahar, Iran tenggara yang menewaskan puluhan orang.

Dalam operasi intelijen, pasukan keamanan khusus berhasil mengidentifikasi dan menangkap delapan teroris yang diduga terlibat serangan bom di bagian selatan Provinsi Sistan-Baluchestan tersebut. Demikian disampaikan sumber di Kementerian Intelijen Iran seperti dikutip kantor berita Iran, ISNA dan dilansir Press TV, Jumat (17/12).

Serangan bom itu terjadi di deoan Masjid Imam Hussein (PBUH) di Chabahar pada Rabu, 15 Desember lalu. Setidaknya 34 orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam peristiwa itu. Sebanyak 83 orang lainnya terluka dalam insiden mematikan itu.

Pemerintah Iran menuding badan-badan intelijen AS, Inggris dan Israel terlibat dalam serangan bom tersebut.

Deputi Gubernur Provinsi Sistan-Baluchistan mengatakan, salah seorang pelaku serangan bom itu ditangkap pada Kamis, 16 Desember kemarin di perbatasan Iran dengan pakistan.

Jundallah, kelompok teroris yang berbasis di Pakistan, mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut. Kelompok tersebut telah melakukan sejumlah pengeboman, upaya pembunuhan dan aksi-aksi teror di Provinsi Sistan-Baluchistan.

Pemimpin Jundallah, Abdolmalek Rigi ditangkap oleh pasukan intelijen Iran pada Februari 2010 lalu dan dihukum mati pada Juni lalu. Dia divonis mati atas 79 dakwaan teror, termasuk perampokan bersenjata, aksi bom dan serangan bersenjata terhadap polisi dan warga sipil.

Dalam pengakuannya, Rigi mengaku bahwa kelompoknya menerima pelatihan di Pakistan. Bahkan menurut Rigi, pejabat-pejabat tertentu Pakistan mengeluarkan surat-surat perjalanan untuk para teroris.

Rigi juga membeberkan detail mengenai urusannya dengan pemerintah dan pejabat militer AS. Menurut Rigi, dirinya dijanjikan dana dan sumber daya tak terbatas untuk melancarkan perlawanan di Iran.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….