Jumat, 17 Desember 2010 13:53 WIB News Share :

Ikut interupsi di paripurna DPR, 3 pemuda diamankan

Jakart– Tiga pemuda diamankan petugas pengamanan dalam DPR. Mereka adalah Ruli dan Ismet dan Julius.

Tiga pemuda tersebut dibawa keluar dari ruangan sidang Paripurna DPR, Gedung DPR, Jakarta, Jumat (17/12), karena berbuat kericuhan saat sidang Paripurna digelar.

Insiden ini berawal dari pengesahan rancangan Undang-undang Pemukiman dan Perumahan Rakyat. Ketua DPR Marzuki Alie yang memimpin sidang, bertanya pendapat masing-masing fraksi. Seluruh fraksi menyatakan setuju, tiba-tiba dari balkon Ruli, Ismet, dan Julius berteriak tidak setuju.

“Interupsi! Saya tidak setuju!” teriak mereka.

Ruli dan Ismet langsung disergap beberapa petugas pamdal DPR. Tak ayal, insiden ini menjadi perhatian anggota Dewan dan masyarakat yang menyaksikan jalannya Paripurna.

Mata para anggota Dewan segera tertuju ke balkon. Hal ini membuat sidang berhenti sejenak. Beberapa menit kemudian, sidang dilanjutkan dengan agenda mendengarkan pandangan pemerintah tentang UU Pemukiman dan Perumahan yang dibacakan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Manoarfa.

Sidang paripurna penutupan yang dipimpin Marzuki Alie dihadiri 307 anggota dari 560 anggota. Sebanyak 253 anggota absen. Belum diketahui dari organisasi mana ketiga pemuda yang diseret keluar ruangan sidang oleh petugas pamdal.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…