Jumat, 17 Desember 2010 14:20 WIB News Share :

87.000 Polisi amankan Natal dan Tahun Baru

Jakarta–Polri mengerahkan dua per tiga kekuatan untuk mengamankan perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2011. Pengamanan itu dikemas dengan nama Operasi Lilin.

“Secara umum tentunya dua per tiga (kekuatan),” kata Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo usai membuka seminar ‘Budaya Polri Masa Kini dan Masa Depan’ di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Jumat (17/12). “Ini operasi khusus di seluruh Indonesia, ada yang betul-betul terlibat langsung.”

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Boy Rafi Amar dalam pesan singkatnya mengatakan  bahwa Operasi Lilin itu dilaksanakan selama sepuluh hari. Operasi itu, kata dia, dilaksanakan mulai 24 Desember 2010 hingga 2 Januari 2010.

Boy mengatakan, anggota Polri yang diterjunkan sebanyak 87.352 personel. Jumlah itu, kata Boy, merupakan personel Gabungan dari Mabes Polri dan seluruh Polda. “Dari Mabes Polri berjumlah 636 orang dan sisanya dari Polda,” kata dia.

Dia menambahkan bahwa dalam operasi ini, terdapat polda dengan pengamanan prioritas I. Polda dengan pengamanan prioritas I itu antara lain Polda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Selatan.

Kemudian, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Yogyakarta, Polda Maluku, Polda Bali, dan Polda Papua. Secara keseluruhan, Polda prioritas I ini akan menerjunkan sebanyak 59.260 personel.

“Selain itu Polda prioritas II mengerahkan 27.456 personel,” kata dia.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…