Kamis, 16 Desember 2010 21:17 WIB Karanganyar Share :

Tanda kehormatan Mangkunegara IV disemayamkan di Girilayu

Karanganyar(Espos)--Tanda kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana yang dianugerahkan oleh Presiden RI kepada KGPAA Mangkoenagoro IV, disemayamkan dekat pusara KGPAA Mangkoenagoro IV di Astana Girilayu, Kamis (16/12) pagi.

Penyemayaman anugerah tanda kehormatan itu dilakukan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih, dan disaksikan oleh sejumlah kerabat Keraton Mangkunegaran.

Sebelumnya, dilakukan penyerahan tanda kehormatan dari pihak keluarga ke Pemkab Karanganyar. Penyerahan dilakukan oleh KPH Basara Suryosurarso sebagai utusan Sri Paduka Mangkunagoro IX, kepada Rina Iriani di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sesepuh keluarga Mangkunegaran, KRMH Darajadi Gondodiprojo mengatakan, selain terkenal sebagai ekonom yang handal, KGPAA Mangkoenagoro IV merupakan sosok pujangga yang mumpuni.

“Banyak dari karya beliau yang kini sudah kita rasakan. Mudah-mudahan dari berbagai karya yang telah diciptakan, dapat menginspirasi banyak orang,” ujar KRMH Darajadi Gondodiprojo dalam sambutannya di rumah dinas, Kamis pagi.

Sementara itu, Bupati menyatakan, ada hubungan historis dan otentik antara Keraton Mangkunegaran dengan Kabupaten Karanganyar. Kala itu, Tumenggung Harjo Hasmoro dilantik oleh KGPAA Mangkunegoro VII, sebagai Bupati Karanganyar pertama,
pada 18 November 1917.

“Tanggal itulah yang selanjutnya dipakai sebagai hari jadi Kabupaten Karanganyar,” kata Rina.

Selain itu, KGPAA Mangkunagoro IV juga berjasa atas pembangunan Pabrik Gula (PG) Sondokoro di Tasikmadu dan berjasa juga atas pembuatan Stasiun Balapan, Solo.

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan oleh sejumlah kerabat dan keluarga Keraton Mangkunegaran, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Karanganyar dan beberapa tamu undangan. Usai penyerahan, tanda kehormatan langsung dibawa ke kompleks permakaman di Astana Girilayu, Desa Girilayu, Kecamatan Matesih.

fas

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….