Kamis, 16 Desember 2010 23:40 WIB Sport Share :

Riedl
Timnas Indonesia belum aman...

Jakarta–Meski telah memenangi laga pertama semifinal Piala AFF (Federasi Sepak Bola ASEAN) 2010 dengan memukul Filipina 1-0 di Syadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12), langkah Indonesia ke final belumlah aman

“Indonesia layak menang karena bermain lebih aktif dan terus menyerang. Namun, kita belum aman dan masih jauh dari final,” kata pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Untuk lolos, Indonesia memang hanya butuh hasil imbang dalam laga kedua yang juga akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menjadi tuan rumah. Namun, Filipina juga memiliki peluang lolos jika menang dengan selisih dua gol. Kalaupun hanya menang 1-0 hingga 120 menit di laga kedua, Filipina akan memaksa pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

“Karena itu saya katakan, kita masih belum aman. Pada pertandingan leg kedua nanti, saya tetap mengincar kemenangan. Mudah-mudahan Filipina bermain lebih menyerang sehingga kita bisa menggunakan daerah kosong untuk melakukan serangan balik,” ujarnya.

Riedl mengakui Indonesia tidak bermain sebaik di babak penyisihan. Itu karena kualitas permainan Filipina yang lebih baik ketimbang lawan-lawan sebelumnya.

“Pemain Filipina bertahan dengan baik. Postur tubuh mereka juga lebih tinggi. Awalnya, kami ingin bermain dengan umpan pendek dari kaki ke kaki. Namun, strategi ini tidak berjalan baik sehingga saya mengubah strategi dengan lebih banyak melakukan umpan panjang sambil membelakangi punggung lawan,” kata Riedl.

Christian Gonzales, pencetak gol tunggal Indonesia ke gawang Filipina, mengaku puas dengan gol yang diciptakan dan mempersembahkannya bagi para suporter Indonesia yang tidak henti-hentinya mendukung timnas. “Saya puas bisa mencetak gol,” kata Gonzales yang sudah mencetak dua gol untuk Indonesia.

Sementara itu, Pelatih Filipina Simon McMenemy tidak kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya. Ia optimistis timnya bakal melaju ke babak final. “Jika di leg kedua bisa menang 1-0, kami bisa memaksakan terjadinya perpanjangan waktu. Selanjutnya akan kita lihat apa yang terjadi,” ujar arsitek asal Inggris ini.

McMenemy menambahkan, Indonesia sangat tertolong dengan kehadiran puluhan ribu para suporternya. Pemain ke-12 Indonesia membuat kacau mental pemain.

“Sulit mencetak gol jika setiap kali membawa bola, Anda diteriaki para penonton. Sungguh pengalaman luar biasa bisa bermain dihadapan penonton sedemikian banyak,” ujarnya. Metrotv.com

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…