Kamis, 16 Desember 2010 21:54 WIB Klaten Share :

Pengelolaan air di Klaten masih jauh dari harapan

Klaten (Espos)--Pengelolaan sumber daya air (SDA) di Klaten dinilai masih timpang dan jauh dari harapan masyarakat.

Sebab, perbandingan antara eksploitasi air dengan hasil yang dirasakan warga sangat tak sepadan.

Demikian dikemukan Alif Basuki, Direktur Pusat Telaah Informasi dan Regional (Pattiro) Solo di sela-sela seminar regional dan multistakeholder forum di Hotel Perdana Klaten, Kamis (16/12).

Alif yang juga sebagai pembicara menilai, pendapatan daerah di Klaten dari sektor air selama ini masih jauh dari harapan. Dengan hasil pajak yang hanya menyumbang sebesar 13%-14% dari total PAD Klaten, maka hal itu dinilai terlalu kecil.

“Padahal, kita tahu PAD Klaten tak sampai Rp 80 miliar. Itu pun, nyaris 85% APBD-nya untuk belanja pegawai dan gaji pegawai. Anggaran untuk program warga miskin nyaris nihil,” katanya.

Dengan kata lain, tegas Alif, Pemkab Klaten semestinya mampu untuk lebih menggenjot pendapatan daerah dari sektor air. Sebab, minimnya pendapatan dari sektor air yang telah dikeruk pihak swasta sebenarnya menujukkan lemahnya sistem penanganan air.

asa

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…