Kamis, 16 Desember 2010 05:24 WIB Sport Share :

Hajar Seongnam 0-3, Inter Milan tantang Mazembe di Final Piala Dunia Antarklub

Abu Dhabi – Inter Milan berhasil melangkah ke final Piala Dunia Antarklub (FIFA Club World Cup) usai membantai lawannya Seongnam Chunma 3-0, Rabu atau Kamis(16/12) dinihari WIB.

Di final, “I Nerazzurri” akan berhadapan dengan TP Mazembe yang menyingkirkan Internacional, sehari sebelumnya.

Meski sempat tertekan, Inter tetap bermain solid melawan Seongnam. Pasukan Rafael Benitez itu sanggup menahan gempuran lawannya, sekaligus memanfaatkan peluang yang mereka terima dengan baik. Tiga gol “La Beneamata” pada pertandingan ini diciptakan Dejan Stankovic, Javier Zanetti, dan Diego Milito.

Inter langsung menggebrak. Baru tiga menit berjalan gawang Seongnam sudah bobol. Dari sisi kiri Samuel Eto’o menerobos, bola kemudian diberikan kepada Diego Milito yang gagal mengontrol bola. Tanpa diduga, Dejan Stankovic datang dari lini kedua dan langsung melepas tembakan datar yang mengoyak gawang lawan, 1-0 untuk Inter.

Inter tetap menekan. Serangan demi serangan terus dibangun Esteban Cambiasso dan kawan-kawan. Usaha ini berbuah manis di menit ke-32. Zanetti menusuk dari sisi kanan dengan mengandalkan umpan satu-dua dengan Milito. Dengan jeli, Zanetti lolos ke kotak penalti dan menjejejalkan bola ke tiang jauh, 2-0 untuk Inter.

Seongnam bersemangat membalas di paruh kedua. Adapun Inter memilih bertahan sambil beberapa kali melakukan serangan balik mematikan. Strategi ini terbukti berhasil karena di menit ke-73 Milito sukses menambah keunggulan timnya.

Gol ketiga berawal dari kejelian Stankovic melepas umpan kepada Eto’o yang berdiri bebas di sisi kiri. Tanpa pikir panjang, striker Kamerun itu menembakkan bola yang dapat dimentahkan kiper Jung Sung Ryong. Sial bagi Seongnam, bola muntah langsung disambar Milito dan gol, 3-0 untuk Inter.

?Hingga akhir laga kedua tim masih saling serang, namun tak ada gol tambahan yang tercipta. Kompas.com

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…