Kamis, 16 Desember 2010 08:34 WIB News Share :

Gayus tak sakit jiwa, hanya tertekan

Jakarta–Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang) Edi Kusnaidi menyatakan kondisi kesehatan dan psikologis Gayus masih normal. Tidak ada tanda-tanda stres seperti yang dilontarkan Haposan Hutagalung.

Nggak ada tuh. Dia masih normal. Belum sampai ke arah itu. Sejauh yang saya pantau, saya lihat  sendiri tidak sampai kesana. Saya sapa, dia menjawab biasa. Nggak ngelantur kemana-mana seperti orang stres,” kata Edi, Kamis (16/12).

Hanya saja, dia melihat Gayus masih tertekan dengan lingkungan baru di tahanan. Gayus lebih banyak menyendiri daripada berbincang atau berolahraga dengan sesama tahanan.

“Tapi memang masih nggak mau gabung dengan yang lain, lebih suka menyendiri. Kalau teman-temanya tenis meja, dia enggak. Kalau makan, sendiri,” imbuhnya.

Sebelumnya, Haposan Hutagalung menyatakan bahwa Gayus Tambunan menderita sakit jiwa. Sebabnya, menurut informasi yang dia terima, Gayus sering menggunting potongan koran yang dianggapnya uang dolar.

“Aku dengar belakangan ini dari sumber yang layak dipercaya, belakangan ini dia suka potong-potong kertas koran dibikin kayak uang dolar dan ditaruh di tasnya,” ucap Haposan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…