Kamis, 16 Desember 2010 11:14 WIB News Share :

DPR prioritaskan RUUK DIY di 2011

Jakarta–Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah menerima Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) DIY dari pemerintah. RUU tersebut akan menjadi prioritas untuk dibahas pada masa sidang tahun 2011.

“DPR tidak bisa mengagendakan pembahasan RUUK tersebut pada masa persidangan ini. Karena besok sudah reses,” ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Kamis (16/12).

Dengan demikian, Pramono mengatakan bahwa RUUK tersebut kini sudah merupakan wewenang DPR. “Dengan masuknya surat ini sekarang sudah menjadi domain kewenangan DPR. Nanti keputusannya tergantung sikap masing-masing fraksi,” jelas dia.

Pram menjelaskan RUUK DIY itu diterima DPR dari Pemerintah hari Kamis ini dan akan dibacakan di sidang paripurna hari ini.

“Kita sudah menerima surat Presiden nomor R99 tentang RUU Keistimewaan DIY. Sudah diterima hari ini dan akan dibacakan di paripurna (sekarang). Hari ini kita juga sudah menerima 3 surat lain dari Presiden, salah satunya yaitu surat R99,” kata politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…