Kamis, 16 Desember 2010 18:58 WIB Solo Share :

Ditemukan, jual-beli SHP di Pasar Klithikan

Solo (Espos)–Kalangan pedagang di Pasar Klithikan Notoharjo, Solo mengaku telah melakukan praktik jual-beli Surat Hak Penempatan (SHP) kios secara ilegal.

SHP itu dijual dengan harga yang bervariatif tergantung dengan lokasi kios.

Hal itu terungkap dalam inspeksi mendadak (Sidak) yang digelar Anggota DPRD Solo, Kamis (16/12). Penasihat Paguyuban Pasar Klithikan Notoharjo, Edy Sarnyata mengakui praktik jual beli SHP itu sudah terjadi sejak awal mula para pedagang menempati kios di pasar tersebut.

Menurut, tidak semua para pedagang yang semula menempati kawasan Monumen 45 Banjarsari mampu meraup untung setelah direlokasi ke pasar tradisional yang berlokasi di Semanggi, Pasar Kliwon itu.

Alhasil, para pedagang memilih menjual SHP miliknya kepada para pedagang lain yang berminat.

“Para pedagang itu menjual SHP-nya karena ingin mendapatkan modal untuk menjalankan usaha di luar. Tentunya jual beli SHP itu tanpa sepengetahuan dari pengelola pasar,” urai Edy.

mkd

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…