Kamis, 16 Desember 2010 20:23 WIB Klaten Share :

Dispertan beri saran pembelian ganti rugi ternak

Klaten (Espos)--Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten menyarankan pembelian ternak oleh warga yang mendapat ganti rugi dilakukan secara berkelompok sehingga lebih hemat waktu maupun tenaga.

Sementara, besaran ganti rugi untuk anak sapi (pedet) Rp 3,5 juta/ekor, sapi muda (doro) Rp 5,5 juta/ekor dan sapi dewasa (babon) Rp 8,5 juta/ekor.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi ganti rugi ternak mati korban erupsi Merapi di Posko pengungsian Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Klaten, Kamis (16/12). Sosialisasi dihadiri warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang yang kehilangan ternak akibat erupsi Merapi.

Kabid Peternakan Dispertan Klaten, Sri Muryani menuturkan, besaran ganti rugi itu sudah sesuai dengan petunjuk dari Menteri Pertanian.

“Jadi biarpun sapi peternak yang mati sedang bunting, tetap ganti ruginya sesuai acuan tersebut,” jelasnya.

Dia mengatakan, peternak diminta menandatangani surat pernyataan bermaterai yang berisi kesanggupan mengembalikan ganti rugi jika data yang disampaikan fiktif.

rei

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…