Kamis, 16 Desember 2010 17:12 WIB News Share :

Atlet Jateng tak terima "KONI Award"

Semarang–KONI Provinsi Jawa Tengah tidak akan memberikan “KONI Award 2010” kepada atletnya saat rapat paripurna provinsi (raparprov) induk organisasi olahraga di Jateng itu, Sabtu (18/12).

Wakil Ketua Umum III (Bidang Organisasi) KONI Provinsi Jawa Tengah, Djoko Orixahadi, usai rapat pleno pengurus di Semarang, Kamis, mengatakan, selama ini atlet sudah mendapatkan penghargaan berupa piala atau bonus saat tampil sebagai yang terbaik.

“Sekarang ini saatnya kami memberikan penghargaan kepada tokoh yang berada di belakang kesuksesan seorang atlet dalam meraih prestasi,” ujarnya.

Menurut dia, ada sembilan kategori penerima “KONI Award 2010”, yaitu dari kalangan pejabat publik yang terdiri atas eksekutif dan legislatif, kalangan birokrasi, KONI kabupaten dan kota, pemerintah kota dan kabupaten serta pengurus cabang olahraga.

Selain itu, imbuh dia, kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dan perorangan atau kelompk masyarakat yang peduli terhadap olahraga di Jateng.

Pada kesempatan itu ia menyatakan belum bisa mengumumkan nama-nama mereka yang bakal menerima “KONI Award 2010”.

“Kami ingin memberikan kejutan kepada para penerima penghargaan tersebut,” lanjutnya.

Menyinggung soal pelaksaan raparprov KONI Jateng di Hotel Patra Semarang, dia menuturkan, pada rapat mendatang akan dibicarakan soal evaluasi program kerja induk organisasi olahraga di Jateng 2010.

“Kami akui program kerja KONI Jateng selama 2010 ini belum maksimal sehingga kami minta masukan antara lain dari KONI kabupaten dan kota, serta pengurus cabang olahraga untuk diperbaiki pada tahun berikutnya,” terangnya.

Ia mencontohkan program yang belum optimal terlaksana antara lain menyangkut mutasi atlet.

ant/nad

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…