Kamis, 16 Desember 2010 09:18 WIB News Share :

8 Orang jadi korban ledakan elpiji di Cilacap

Cilacap--Sebanyak delapan warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami luka bakar akibat ledakan elpiji tiga kilogram, Kamis (16/12), sekitar pukul 06.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut di rumah Urip Suhardo, 50, warga Jalan Nangka Nomor 27, Kelurahan Tambaknegara, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, yang sedang hajatan.

“Saat itu kami sedang memasang peralatan radio di Sekretariat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap yang tak jauh dari tempat tersebut sehingga segera datang ke lokasi kejadian untuk memberi pertolongan,” kata anggota Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Cilacap, Suwandi.

Menurut dia, ada delapan orang yang terkena ledakan elpiji tersebut dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap untuk mendapat pertolongan. Tetapi dia mengaku tidak tahu pasti nama para korban ledakan elpiji tersebut.

“Beberapa korban ledakan saat ini sudah kembali karena hanya mengalami luka ringan. Sementara Pak Urip masih menjalani perawatan karena mengalami luka bakar yang cukup serius,” katanya.

Polisi yang datang sekitar pukul 07.15 WIB segera mengamankan lokasi kejadian dan menyelidiki penyebab ledakan tersebut. Dugaan sementara ledakan tersebut terjadi akibat kebocoran gas dari tabung elpiji ukuran tiga kilogram itu.

ant/rif

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…