Rabu, 15 Desember 2010 19:21 WIB Klaten Share :

P2TP2A dampingi korban pelecehan

Klaten (Espos)–Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Klaten menerjunkan tim untuk mendampingi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan seorang relawan asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abdul Hamid, 36.

Kasus tersebut saat ini ditangani unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Klaten.

Koordinator Data dan Informasi Sekretariat Bersama (Sekber) P2TP2A Klaten, Erry Pratama Putra, kepada wartawan di Kantor Bappeda Klaten, Rabu (15/12), mengatakan, pendampingan dilakukan selama korban dimintai keterangan oleh penyidik.

“Korban maupun keluarganya perlu diberikan pendampingan sampai kasus itu tuntas,” jelasnya.

Dia mengaku kecolongan dengan mencuatnya kasus dugaan sodomi itu. Sebelumnya, tak terbersit  pelecehan semacam itu bakal dialami anak-anak korban erupsi Merapi, apalagi melibatkan relawan sebagai tersangkanya.

rei

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…