Rabu, 15 Desember 2010 21:43 WIB Klaten Share :

Ganti rugi ternak mati diawasi ketat

Klaten (Espos)--Ganti rugi hewan ternak yang mati akibat erupsi Merapi di wilayah Klaten disalurkan melalui rekening peternak.

Meski demikian, Dinas Pertanian (Dispertan) setempat melakukan pengawasan ketat untuk memastikan dana yang dicairkan benar-benar digunakan untuk membeli ternak pengganti.

Kabid Peternakan Dispertan Klaten, Sri Muryani saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (15/12), menuturkan, ganti rugi ternak masih dalam proses administrasi.

Sedangkan penetapan penerima ganti rugi ternak diupayakan bisa dimintakan persetujuan Bupati pekan ini. “Mekanismenya disalurkan lewat rekening peternak by name.”

Dia menuturkan, Menteri Pertanian memberi dua pilihan dalam penyaluran ganti rugi ternak, yakni belanja ternak dengan penunjukan langsung atau lewat rekening peternak.

Menurut Sri Muryani, Dispertan Klaten memilih menyalurkan via rekening peternak yang dinilai minim risiko.

Sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Pertanian, lanjut dia, ganti rugi diberikan untuk sapi dan kerbau yang mati akibat erupsi Merapi atau ditinggal mengungsi.

Diungkapkan dia, jumlah ternak mati yang akan diganti rugi berdasarkan hasil pendataan mencapai 389 ekor.

rei

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…