Rabu, 15 Desember 2010 16:07 WIB Solo Share :

Dewan ancam cabut izin pengelola parkir nakal

Solo (Espos)–Komisi III DPRD Kota Solo mengancam akan mencabut izin usaha jika perusahaan pengelola parkir terbukti menaikkan tarif semena-mena yang bertentangan dengan Perda No 6/2004 tentang Retribusi Parkir Jalan Umum.

Hal itu menyusul batalnya rencana kenaikan tarif parkir jalan umum di Kota Solo pada tahun 2011 nanti. Sesuai dengan Perda No 6/2004 tersebut, tarif parkir kendaraan roda dua senilai Rp 500 sementara tarif parkir roda empat senilai Rp 1.000.

Ketua Komisi III DPRD, Honda Hendarto kepada wartawan, Rabu (15/12), mengakui jika selama ini sanksi kepada para perusahaan pengelola parkir yang nakal tidak berjalan.

Padahal, dia juga mengakui cukup banyak warga yang mengeluhkan tindakan para juru parkir (Jukir) yang semena-mena dalam menaikkan tarif.

“Ke depan, sanksi kepada ini perusahaan pengelola parkir harus dijalankan sesuai aturan. Pencabutan SK (surat keputusan-red) pengelolaan parkir bisa saja kami cabut jika sudah terbukti melanggar ketentuan tarif,” tegas Honda.

mkd

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…