Foto ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Rabu, 15 Desember 2010 15:16 WIB Wonogiri Share :

Angin kencang, sejumlah rumah rusak tertimpa pohon

Wonogiri (Espos) — Sedikitnya tiga rumah di wilayah Kecamatan Girimarto, Wonogiri rusak dan satu di antaranya rata dengan tanah akibat tertimpa pohon yang tumbang ditiup angin kencang, Selasa (14/12) petang. Dua rumah lainnya di Kecamatan Jatisrono juga dilaporkan mengalami hal serupa.

Satu rumah yang rata dengan tanah adalah milik Kinah, 70, warga Gemawang Kidul RT 2/RW III Kelurahan Gemawang, Girimarto. Rumah utama seluas 8 x 12 meter terbuat dari kayu dan dinding gedhek, berikut sebuah kandang ternak di belakangnya, roboh tertimpa pohon sengon di belakang rumah.

Beruntung, saat kejadian, rumah yang dihuni Kinah bersama satu-satunya anaknya, Darno, 38, dalam keadaan kosong. “Kejadiannya kemarin (Selasa) pukul 16.30 WIB. Angin bertiup sangat kencang. Saya dan Ibu saya telah lebih dulu mengungsi ke rumah tetangga depan rumah. Biasanya memang selalu begitu, kalau ada angin kencang atau hujan deras, kami mengungsi ke rumah tetangga karena takut rumah roboh,” ungkap Darno, saat ditemui wartawan di sela-sela membersihkan puing-puing rumahnya, Rabu (15/12).

Camat Girimarto, Endrijo Rahardjo, yang juga berada di lokasi mengatakan warga sudah dikerahkan untuk gotong royong membantu membersihkan puing-puing. Warga juga telah berswadaya menyumbang dana sukarela untuk membantu perbaikan rumah itu, yang rencananya juga dikerjakan gotong-royong.

Endrijo menambahkan selain rumah Kinah, dua rumah lainnya yang rusak tertimpa pohon yang tumbang ditiup angin, Selasa sore itu, masing-masing milik Tami, 60, janda warga Dusun Keplekan RT 3/RW VII Desa Selorejo, dan rumah milik Timin, 50, warga Dusun Garon RT 3/ RW III Desa Semagar. Namun, kerusakan kedua rumah ini tidak begitu parah.

“Keduanya juga sudah mulai diperbaiki secara gotong-royong oleh warga. Total kerugian dari kerusakan tiga rumah itu kami perkirakan mencapai Rp 105 juta,” tambahnya.

shs

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…