Selasa, 14 Desember 2010 13:51 WIB News Share :

Unjuk rasa tolak SBY, polisi lepaskan tiga mahasiswa

Surabaya–Setelah dua jam memblokir Jalan Airlangga dengan membakar ban dan kayu bekas, para mahasiswa akhirnya menghentikan aksinya. Hal itu dilakukan setelah tiga rekannya dibebaskan polisi.

Bebasnya tiga mahasiswa itu diketahui setelah polisi menyerahkan mereka ke polisi sekitar pukul 13.15 WIB. Mahasiswa yang sempat diamankan itu yakni Reza, Hernowo dan Rahmat Wahyudi.

Dari ketiga mahasiswa yang diamankan, satu sudah dilepaskan terlebih dulu dan dua mahasiswa lainnya sudah diserahkan langsung oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Tomsi Tohir.

“Kami meminta teman kami dibebaskan dan bapak polisi meminta maaf langsung di depan teman-teman terkait penangkapan dan penembakan,” kata salah satu mahasiswa peserta aksi, Hendrik di lokasi, Selasa (14/12).

Permintaan itu langsung ditanggapi dengan Wakapolrestabes Surabaya, namun sebelum dilepaskan di tengah-tengah massa untuk berdialog. Beberapa saat kemudian, dua mahasiswa yang ditangkap langsung diserahkan ke teman-temannya.

Polisi pun meminta maaf yang disampaikan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Tomsi Tohir, atas upaya yang dilakukan anak buahnya. “Saya sebagai Wakapolrestabes Surabaya meminta maaf dan kami berupaya lebih baik dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Dia menjelaskan, upaya represif yang dilakukan anak buahnya sesuai dengan prosedur. Karena massa melakukan aksi bakar-bakar di tengah jalan dan mengganggu ketertiban umum. Terkait suara tembakan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut.

“Memang kita menangkap tiga orang, yang satu sudah kita lepaskan dan dua orang ini setelah kita mintai keterangan ternyata hanya membantu polisi memisah rekan-rekannya. Kami akan menyelidiki siapa yang melakukan penembakan dan anggota tetap stand by,” tandasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….