Selasa, 14 Desember 2010 13:39 WIB Solo Share :

Tanggulangi terorisme, Kapolda minta dukungan masyarakat

Solo (Espos)–Kapolda Jateng, Irjen Pol Edward Aritonang meminta seluruh elemen masyarakat turut serta membasmi aksi terorisme. Persoalan terorisme menjadi persoalan bersama dan harus ditanggulangi secara bersama-sama pula.

“Silakan masyarakat lapor kepada kami. Pasti, akan kami tindaklanjuti. Kalau masyarakat itu jauh dari polisi atau kantor polisi, silakan lapor ke ketua RT. Pasti, akan sampai kepada kami pula. Karena, kami sudah menjalin networking yang baik,” tegas dia saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Solo, Selasa (14/12).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Petrus R Gelose menjelaskan, sebanyak 10 anggota polisi dipastikan meninggal dunia selama memberantas aksi terorisme di Indonesia.

Selama operasi terorisme di sejumlah daerah di Indonesia, polisi juga mematuhi aspek yuridis, teknis, dan etis.

“Tidak semua teroris kami tembak. Buktinya, masih ada terorisme yang cukup kami tahan, termasuk Abu Tholut,” tegas dia.

pso

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…