Selasa, 14 Desember 2010 17:00 WIB Sragen Share :

PNS Sragen jadi korban penipuan CPNS

Sragen (Espos)–Warga Bangowan RT 16, Sambungmacan, Sragen, Purmiyati, 50, menjadi korban penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS). PNS tersebut mengadukan perkara itu ke Mapolres Sragen, Selasa (14/12), lantaran mengalami kerugian sampai Rp 15 juta.

Informasi yang dihimpun Espos, Selasa di Mapolres Sragen, peristiwa dugaan penipuan itu bermula saat korban mendatangi rumah terlapor berinisial Hr di Dukuh Ngemplak, Desa Srimulyo, Gondang, Sragen pada 24 Februari 2009. Pelapor dijanjikan oleh terlapor bahwa anak pelapor bakal dijadikan CPNS di Kota Solo dengan jangka waktu tiga bulan ke depan.

“Sebagai syaratnya pelapor menyerahkan uang tunai senilai Rp 15 juta dengan kuitansi bermeterai Rp 6.000 sebagai uang muka masuk CPNS untuk anaknya. Namun hingga sekarang anak Purmiyati itu juga belum diangkat menjadi CPNS dan uangnya juga tidak dikembalikan. Akhirnya Purmiyati melaporkan perkara itu ke Mapolres Sragen,” ujar Kasubag Humas Polres Sragen AKP Mulyani mewakili Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra, Selasa.

Menurut dia, perkara itu masih ditangani Satuan Reskrim Polres Sragen. Perkara itu, ujarnya, masuk dalam kategori penipuan dan atau penggelapan yang diatur dalam Pasal 378 KUHP.

trh

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…