Pee Wee Gaskins (yulia dian/detikhot) Pee Wee Gaskins (yulia dian/detikhot)
Selasa, 14 Desember 2010 08:02 WIB Sport Share :

Pee Wee Gaskin, Bonek & Viking mediasi di Bandung

Pee Wee Gaskins (yulia dian/detikhot)

Pee Wee Gaskins (yulia dian/detikhot)

Bandung–Tak mau kasusnya berlarut-larut, grup band pop punk Pee Wee Gaskin menggelar mediasi dengan Bonek dan Viking di Bandung.

Dalam mediasinya, personel Pee Wee Gaskin membantah pernah melakukan pembakaran bendera Bonek dan Persib di konser mereka. “Kita tidak pernah melakukan pembakaran bendera Bonek ataupun Viking seperti yang dituduhkan kepada kami,” ujar Dochi, sang bassis usai mediasi di Roger’s Cafe, Jalan Ir Djuanda, Bandung, Senin (13/12) malam.

Dalam mediasi tersebut, hadir pula pentolan Bonek dan Viking. Ketua Yayasan Suporter Surabaya (YSS) Imron dan Ketua Viking Heru Joko.

Imron mengatakan bahwa dirinya akan membawa hasil mediasi tersebut ke Surabaya. Kehadiran dirinya beserta beberapa orang rekannya juga bukan dalam rangka meminta maaf atas apa yang menimpa Pee Wee Gaskin di Surabaya.

Sebelumnya, Regi, road manajer Pee Wee Gaskins pun jadi korban pengeroyokan Bonek yang marah atas Pee Wee Gaskin. Kemarahan Bonek terhadap Pee Wee Gaskins disulut oleh isu pembakaran bendera Bonek yang disebarkan oleh seorang Anti Pee Wee Gaskins (APWG, sebutan untuk pembenci Pee Wee Gaskins) via Facebook.

Bonek kemudian menyerang Pee Wee Gaskins yang seharusnya tampil dalam acara Coca-cola Soundburst di Pantai Ria Kenjeran, Surabaya, Sabtu (11/12).

“Kita akan bawa ini ke arek-arek di Surabaya. Dan kehadiran kita kesini juga bukan untuk meminta maaf dan memaafkan apa yang telah terjadi kemarin di
Surabaya (insiden pemukulan – red),” katanya.

Haji Imron, demikian pria ini akrab dipanggil juga menegaskan bahwa pihaknya akan menyeret Pee Wee Gaskin ke ranah hukum jika terbukti mereka benar melakukan pembakaran bendera Bonek seperti yang diisukan.

“Kalau benar terbukti, kita akan serahkan ini kepada hukum yang berlaku. Namun kita juga sangat meyayangkan seandainya kalau ini (aksi pembakaran-red) benar-benar terjadi,” tegasnya.

Senada dengan Haji Imron, Ketua Umum Viking Heru Joko juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan percaya begitu saja dengan isu yang beredar. Dirinya mengaku mengetahui itu dari anak-anak Bonek, dan rekan-rekannya jika di dunia maya.

“Jika benar hal itu terjadi tentu saja kita akan bertindak. Tapi kami harus mencari tahu dulu kebenarannya, siapa penyebarnya. Karena saya juga tidak
percaya kalau Pee Wee Gaskin melakukan hal bodoh tersebut karena hanya untuk mengejar popularitas,” kata Heru.

Para personel Pee Wee Gaskin pun berjanji akan segera menangkap pelaku penyebar fitnah di internet. Mereka saat ini tengah melacak pelaku penyebar fitnah tersebut.

“Kita akan lacak siapa pelakunya. Kita juga meminta kepada para penggemar kami dan masyarakat yang mengetahui siapa pelakunya untuk memberitahu kami,” kata Dochi.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…