Senin, 13 Desember 2010 16:58 WIB Solo Share :

Relokasi warga bantaran, Pemkot akan siapkan Juknis

Solo (Espos)–Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bapermas P3A & KB) Kota Solo, Widdi Srihanto menyatakan Pemkot Solo harus menyiapkan petunjuk teknis (Juknis) untuk pelaksanaan relokasi warga bantaran Sungai Bengawan Solo.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengakui pelaksanaan relokasi warga bantaran Sungai Bengawan Solo, khususnya bagi warga yang rumahnya berstatus hak milik (HM), cukup rumit dan prosesnya akan membutuhkan waktu yang panjang.

Untuk itulah, Pemkot harus menyiapkan petunjuk teknis (Juknis) agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai aturan.

Hal itu dikemukakan Widdi ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Senin (13/12).

“Anggaran memang sudah kami ajukan untuk melanjutkan relokasi warga bantaran. Hanya saja, saat ini kami masih memprioritaskan pada relokasi warga yang rumahnya berstatus tanah negara (TN). Sebab untuk memproses relokasi warga yang rumahnya berstatus HM, perlu persiapan yang lebih terutama menyangkut teknisnya,” papar Widdi sebelum mengikuti rapat antar-SKPD (satuan kerja perangkat daerah-red).

sry

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…