Senin, 13 Desember 2010 23:44 WIB Sragen Share :

Pemkab dinilai ingkar

Sragen (Espos)--Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sragen dinilai ingkar atas rencana perbaikan jalan sepanjang 2,035 kilometer (km) di Desa Sidokerto, Plupuh, yang hingga kini tak jua ditangani.

Padahal, pada tahun 2008 silam, petugas telah mengecek lokasi, mengukur jalan dan memasang patok per 50 meter (m). Anggaran untuk pekerjaan pun telah disampaikan, yakni sebesar Rp 6 miliar. Kondisi tersebut memancing rasa kesal warga, sehingga mereka nekat menanam pohon pisang persis di tengah jalan.

Kepala desa (Kades) Sidokerto, Karno, kepada Espos, Senin (13/12), mengatakan aksi warga menanam pohon pisang di tengah jalan tersebut dipicu rasa kesal lantaran janji Pemkab untuk memperbaiki jalan desa hingga kini urung dilaksanakan.

“Dulu katanya akhir 2008, lalu mundur akhir 2009, mundur lagi 2010. Tapi sampai mendekati akhir tahun juga belum ada informasi. Padahal warga sudah menanti-nanti,” tegas Karno.

tsa

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…