Minggu, 12 Desember 2010 15:21 WIB Tak Berkategori Share :

Disbun targetkan 2013, Jateng swasembada gula

Semarang (Espos)–Dinas Perkebunan (Disbun) Jateng mentargetkan tahun 2013, Provinsi Jateng sudah bisa swasembada gula, sehingga tak perlu lagi impor komoditasi tersebut.

Kepala Disbun Jateng Teguh Winarno menyatakan untuk mencapai swasembada gula tersebut dibutuhkan produksi gula sebanyak 402.000 ton per tahun. “Ini berdasarkan perhitungan konsumsi gula warga Jateng 12 kg/kapita /tahun,” katanya kepada wartawan seusai peringatan Hari Perkebunan ke-53 di Semarang akhir pekan lalu.

Teguh menjelaskan, untuk mencapai produksi 402.000 ton gula per tahun membutuhkan lahan tebu seluas 67.000 hektare.  “Lahan seluas 67.000 hektare ini akan menghasilkan 5 juta tebu, dengan rendeman 8,5%, bila diolah dapat menghasilkan 402.000 ton gula,” ujarnya.

Pencapaian lahan tebu seluas itu lanjut ia, dilakukan secara bertahap mulai tahun 2010 yang telah tersedia lahan seluas 58.600 hektare, kemudian tahun 2011 ditingkatkan menjadi 61.000 hektare.  Selanjutnya tahun 2012 ditargertkan seluas 65.000 hektare, dan tahun 2013 mencapai 67.000 hektare

Sementara, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Muh Haris mengungkapkan untuk mencapai swasembada gula perlu ada sinkronisasi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dengan seluruh pemerintah kabupaten (Pemkab)/pemerintah kota (Pemkot) terkait pengadaan lahan tebu. ”Tanpa adanya sinkronisasi antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot akan sulit dalam pengadaan lahan tebu yang luasnya mencapai 67.000 hektare guna mencapai swasembada gula,” ujar dia.

oto

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…