Sabtu, 11 Desember 2010 16:56 WIB Internasional Share :

Tolak diperkosa majikan, TKW lumpuh

Madinah–Ini masih kisah sedih tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. Kisah nestapa ini dialami Lena Nurhayati.

Ia sudah 1,5 tahun dirawat di RS King Fahad karena lumpuh. Lena terjatuh saat melarikan diri dari majikan yang ingin memperkosanya.

“Sudah dilakukan operasi tapi tidak berhasil. Kakinya lumpuh,” kata perawat senior RS King Fahad Nur Hayati usai ramah tamah petugas Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) dengan perawat RS Arab Saudi di BPHI Madinah, Sabtu (11/12).

Menurut Suster Nur, kaki Lena luka karena ia jatuh dari lantai dua rumah majikannya. Saat itu, Lena sedang menggendong anak sang majikan.

Tiba-tiba sang majikan laki-laki itu mendekat dan mengganggunya. Sang majikan tidak hanya 1-2 kali berusaha memperkosa Lena.  Karena ingin menyelamatkan diri, Lena terus mundur hingga jatuh dari jendela lantai 2.

“Kalau menurut Lena, majikannya tidak satu dua kali mengganggunya. Yang terakhir diganggu itu dia mundur-mundur, tapi ia lupa apa ia jatuh atau didorong dari jendela,” cerita perawat yang sudah 23 tahun bekerja di RS King Fahd itu.

Hingga kini Lena tidak memiliki dokumen keimigrasian. “Dia dikirim dari Yanbo, 4 jam dari Madinah. Kita carikan paspor hingga kini belum dapat,” kisah Suster Nur.

Selain Lena, RS King Fahad juga merawat Suningsih. TKW ini juga lompat dari lantai 3 karena ada masalah dengan sang majikan. Setelah perawatan sekitar 1 bulan, Sumingsih kini sudah sembuh.

Di RS King Fahd ada sekitar 60 perawat asal Indonesia. Kepada para perawat tersebut, Menakertrans Muhaimin Iskandar saat berkunjung ke King Fahd menitipkan Sumiati dan TKW lainnya yang sedang dirawat agar dijaga baik-baik.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…