Sabtu, 11 Desember 2010 19:36 WIB Haji Share :

Kloter 10 terlambat karena uji coba rudal

Banjarbaru--Kedatangan jemaah haji kelompok terbang 10 Debarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan mengalami keterlambatan karena ada uji coba peluru kendali di wilayah udara India.

“Kedatangan jemaah kloter 10 mengalami keterlambatan sekitar empat jam dari jadwal karena adanya uji coba rudal di India,” ujar Station Manager PT Garuda Indonesia cabang Banjarmasin Taufik Husni di Banjarbaru, Sabtu (11/12).

Menurut dia, pesawat pengangkut jemaah asal Kabupaten Tanah Laut itu dijadwalkan tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Sabtu pukul 22.00 Wita namun ditunda empat jam hingga Minggu pukul 02.15 Wita.

“Kami sudah mendapat pemberitahuan terkait uji coba rudal itu sehingga keberangkatan pesawat penjemput jemaah ditunda dan berdampak terhadap kedatangan,” ungkapnya.

Dijelaskan, rute penerbangan pesawat haji memang melintas di atas wilayah udara India sehingga terkait uji coba rudal itu jadwal penerbangan ditunda demi keamanan namun rutenya tetap sama.

Dia mengemukakan, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Banjarmasin sudah mulai normal sejak kloter 8 namun hanya pada kloter 10 mengalami keterlambatan karena adanya kegiatan militer di India tersebut.

“Kedatangan sudah normal sejak kloter 8 dan diupayakan hingga kloter terakhir tetapi hanya kloter 10 yang mengalami keterlambatan karena adanya uji coba rudal itu,” jelas dia.

Wakil Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Nofirman mengatakan, jumlah jemaah asal Kalsel maupun Kalteng yang sudah kembali ke daerah sebanyak 2.901 orang.

“Jemaah yang sudah dipulangkan ke daerah baik asal Kalsel maupun Kalteng sebanyak 2.901 orang dan diterbangkan mulai dari kloter 1 hingga kloter 9 Debarkasi Banjarmasin,” ujarnya.

Dikemukakan dia, jumlah hingga kloter 9 tersebut tidak termasuk 13 orang yang meninggal baik saat proses pemberangkatan maupun saat berada di Tanah Suci.

Dia menambahkan, jumlah haji Debarkasi Banjarmasin yang masih menunggu proses pemulangan 2.454 orang yang diterbangkan hingga kloter terakhir yakni kloter 17 yang direncanakan tiba 21 Desember 2010.

“Harapan kami proses pemulangan yang sudah normal terus berjalan hingga kloter terakhir dan soal keterlambatan disebabkan faktor teknis bisa kami maklumi,” lanjutnya.

ant/nad

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…