Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla
Sabtu, 11 Desember 2010 17:01 WIB News Share :

JK tinjau unit sanitasi dan air PMI

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla

Sleman--Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK), Sabtu (11/12) meninjau langsung kegiatan unit sanitasi dan air di Dusun Poles, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum untuk korban erupsi Gunung Merapi.

JK dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan sebanyak 14 unit mobil tanki guna membantu Unit “Water and Sanitation” PMI dalam distribusi air bersih di wilayah bencana erupsi Gunung Merapi baik di Kabupaten Sleman maupun di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

“Banyak sumur atau sumber air masyarakat yang rusak akibat bencana erupsi Gunung Merapi ini, sehingga mereka kehilangan sumber air. Untuk itu PMI berupaya menyediakan air bersih yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” jelas JK.

Menurut dia, PMI menyediakan 34 unit kendaraan tangki air, 10 ribu unit tandon air, sembilan alat pengolah air (water treatment), 40 alat penyemprot air (Sprayer) dan 25 pompa air penguras sumur.

“Setiap hari PMI menyediakan satu juta liter selama tiga bulan kedepan (Desember- hingga Februari),” imbuhnya.

Tim Leader Watsan PMI Teguh Wintolo menuturkan pengolahan sumber air bersih dan air minum ini menggunakan sumber air dari sungai yang ada di Dusun Poles, Donokertol, Turi yang kemudian diolah dengan menggunakan “water treatment”.

“Ada dua jenis air yang kami olah, yakni dari air sungai menjadi air bersih dan air minum, untuk wilayah Kabupaten Sleman rata-rata setiap hari kami mendistribusikan 28 trip mobil tanki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter,” paparnya.

Menurut dia, kapasitas produksi untuk air bersih Unit Watsan PMI di Dusun Poles ini mencapai 600 ribu liter air per hari.

“Air bersih ini setiap hari kami distribusikan ke lokasi-lokasi yang terkena dampak erupsi Merapi di Kabupaten Sleman mulai dari ujung timur di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan sampai di ujung barat di Kecamatan Turi,” ujarnya.

Selain itu kami juga mencukupi kebutuhan air bersih untuk wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang karena lokasinya dekat lebih dekat.

Ia menyampaikan, pelayanan sanitasi PMI juga dilakukan dengan kegiatan pembersihan sumur dan penampungan air milik warga serta pada sarana umum seperti sekolah, balai desa dan masjid.

“Target kami sekitar tiga ribu sumur akan dibersihkan dengan alat penyemprot air, maupun pompa air penguras sumur. Kami juga berikan 50 cangkul dan peralatan lain untuk warga agar bisa di pakai melakukan pembersihan sendiri,” paparnya.

ant/nad

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…