Jumat, 10 Desember 2010 12:18 WIB Solo Share :

Pemkot Solo rencanakan pembelian alat pencuci darah

Solo (Espos)–Pemkot Solo berencana membeli peralatan cuci darah untuk melayani masyarakat pemegang kartu jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) di Kota Solo.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih kepada wartawan, Jumat (10/12) di Balaikota mengemukakan pembelian alat itu direncanakan Pemkot mengingat tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan cuci darah bagi pasien penderita gagal ginjal.

Disebutkan Siti, saat ini biaya yang harus ditanggung Pemkot melalui program PKMS, untuk melayani pasien cuci darah mencapai Rp 50 juta hingga Rp 70 juta. Sehingga dengan adanya peralatan tersebut diharapkan nantinya dapat menghemat biaya cuci darah.

Meski demikian, saat ini Pemkot Solo masih memperhitungkan rincian anggaran yang akan dialokasikan untuk membeli alat tersebut. “Kami juga sedang merencanakan pelayanan yang akan diberikan kepada pasien gagal ginjal khususnya pemegang kartu PKMS,” kata Siti.

sry

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…