Jumat, 10 Desember 2010 09:32 WIB News Share :

MK harus usut dugaan panitera terlibat suap

Jakarta–Kendati dugaan suap yang dituduhkan Refly Harun tidak terbukti, Mahkamah Kontitusi (MK) didesak tetap menelusuri temuan tim investigasi yang menyatakan ada kalangan dekat hakim MK yang terlibat penyuapan.

“Hasil laporan tim investigasi, ada indikasi dugaan keterlibatan orang dekat hakim MK yang mencoba bermain-main. Ini harus diperdalam, dan diungkap lagi,” ujar pengamat hukum dari Universitas Indonesia Abdul Fikar Hajar, Kamis malam (9/12).

Selain itu, ditemukannya fakta ada panitera pengganti yang menerima uang suap dan sertifikat tanah dalam konteks penyelesaian perkara di MK. “Fakta keduanya mengarah kepada lahirnya mafia hukum di MK, karenanya MK harus mengambil tindakan dan langkah-langkah baik secara sistemik memperkuat sistem anti korupsi di MK,” ujar dia.

Fikar mendesak, Ketua MK Mahfud MD harus segera bertindak tegas terhadap orang dekat hakim, dan panitera yang terlibat penyuapan sebagai komitmen Mahfud yang sering menyatakan kalau MK merupakan zona anti korupsi.

“Upaya-upaya tegas segera dilakukan, baik struktural maupun tindakan pragmatis agar MK tetap menjadi zona yang bebas korupsi,” tukasnya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Makin Banyak Mahasiswa Asing Kuliah di UMY

Dalam lingkungan akademik, sebanyak 31 universitas di Asia termasuk dalam 100 besar universitas terbaik dunia Solopos.com, BANTUL-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menerima 79 mahasiswa asing dari 14 negara di tahun akademik 2017/2018. Jumlah itu lebih banyak dar tahun sebelumnya. Tercatat…