Jumat, 10 Desember 2010 10:39 WIB Hukum Share :

Kapolri cek kabar penangkapan Abu Tholut

Jakarta–Buronan teroris Musthofa alias Abu Tholut dikabarkan ditangkap Densus 88. Kapolri Jenderal Timur Pradopo masih mengecek kabar tersebut.

“Masih dicek. Saya belum tahu persis. Masih didalami. Nanti kita beritahu,” kata Timur saat dihubungi, Jumat (10/12).

Informasi yang beredar, Abu Tholut ditangkap Densus di tempat persembunyiannya di Kudus, Jawa Tengah, pagi ini. Dia pernah menjadi pengajar atau instruktur bahan peledak di Afghanistan dari tahun 1987  sampai 1992. Dia juga aktif di Mindanao, Filipina, dan pernah menjadi pemimpin camp di Filipina pada 1999-2000.

Abu Tholut juga pernah menjadi Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah di Poso (2000-2002), sebelum kemudian diserahkan kepada Nasir Abas, yang kini menjadi pengamat terorisme. Abu Tholutlah orang  yang melaporkan kepada Abu Bakar Baa’syir siapa saja yang lulus dalam pelantikan JI.

Abu Tholut juga dinilai memiliki keahlian berbahaya lebih daripada Dulmatin ataupun Noordin M Top. Dengan pengalamannya, Abu Tholut pernah membangun laboratorium bom. Pada tahun 2003 dia pernah disergap di Semarang dan telah memiliki laboratorium bom. Dia juga saat itu diketahui memiliki senjata M 16.

Abu Tholut disebut-sebut juga terkait dengan aksi perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 18 Agustus lalu. Namanya disebut-sebut oleh para tersangka perampokan yang ditangkap polisi.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datang ke Undip, Ini Permintaan Jokowi...

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…