Reuters Reuters
Jumat, 10 Desember 2010 06:14 WIB Sport Share :

ITF siap ganti trofi Sampras

 Reuters

Reuters

Los Angeles–Pete Sampras bakal sedikit terhibur di tengah kesedihan pasca kehilangan trofi akibat digondol maling. ITF siap mengganti trofi yang hilang itu, namun hanya dua yakni Piala Davis.

Selama aktif berkarir di dunia tenis profesional, Sampras sukses menorehkan banyak prestasi. Saking “membanjirnya” trofi-trofi dan penghargaan yang diraih pria berusia 39 tahun tersebut, sebuah gudang di Los Angeles, AS, pun ia pergunakan secara khusus untuk menyimpannya.

Sial untuk Sampras, ada tangan-tangan jahil yang menggerayangi gudang penyimpanan tersebut. Kebanyakan trofi dan memorabilianya pun raib tanpa jejak, meski hanya satu saja trofi Grand Slam-nya yang hilang.

Kesedihan pria yang gantung raket di tahun 2002 itu bakal sedikit terobati. Federasi Tenis Internasional (ITF) siap mengganti trofi yang hilang tersebut. Tidak semua memang, namun hanya dua yakni gelar Piala Davis yang diraih Sampras di tahun 1992 dan 1995.

“Kami sangat menyesal atas peristiwa itu. Kami paham betapa istimewa-nya kemenangan di Piala Davis bagi seorang petenis. Bila Pete Sampras sulit untuk melupakan kehilangan dua trofi itu, kami menawarkan kepadanya replika trofi tersebut sebagai penghargaan atas rekornya yang luar biasa di event ini,” ujar presiden ITF Francesco Ricci Bitti dikutip dari Yahoo Sports dan diberitakan detikSport, Jumat (10/12).

Simpati juga dinyatakan oleh penyelenggara Australia Terbuka, kejuaraan yang dimenangi oleh Sampras tahun 1994 dan 1997. Meski begitu tidak ada pernyataan rinci apakah penyelenggara Australia Terbuka bakal mengikuti langkah ITF atau tidak.

“Kami sudah melakukan kontak dengan Sampras sepanjang malam kemarin untuk mengetahui apa saja yang bisa kami lakukan. Kami siap membantu salah petenis juara dengan cara apa pun yang kami mampu,” demikian kata direktur turnamen Craig Tiley dilansir dari Bloomberg.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…