Cut Tari (Rio/Detikhot) Cut Tari (Rio/Detikhot)
Jumat, 10 Desember 2010 08:27 WIB Issue Share :

Cut Tari belajar kuat dan menerima hujatan

Cut Tari (Rio/Detikhot)

Cut Tari (Rio/Detikhot)

Jakarta–Tahun 2010 jadi salah satu masa terberat bagi presenter Cut Tari. Perempuan yang akrab disapa Tari itu belajar untuk kuat menghadapi masalah dan menerima hujatan.

“Di tahun ini pula saya coba belajar tenang, belajar kuat dan memaafkan. Belajar menghargai orang. Belajar untuk menerima hujatan,” ujar Tari ditemui di kantor pengacara Hotman Paris Hutapea di Gedung Summitmas, Jakarta Selatan, Kamis (9/12) malam.

Dari kasus video porno yang tersebar ke masyarakat Tari merasa mendapatkan banyak pembelajaran. Perempuan satu anak itu berharap masalah tersebut cepat selesai. Ia ingin menata hidupnya kembali seperti dulu.

Saat ini Tari masih berstatuskan sebagai saksi di kasus video pornonya. Ia pun berharap permohonan pemberhentian penyelidikan terhadapnya bisa dikabulkan.

“Saya ingin semua berjalan baik dan penantian-penantian saya selama ini berakhir dengan baik. Termasuk harapan-harapan saya bisa tercapai  di tahun 2011,” harapnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…