Jumat, 10 Desember 2010 09:44 WIB News Share :

Bandung diguncang gempa, rumah warga retak-retak

Bandung–Gempa yang mengguncang Kecamatan Pangalengan, bandung, Kamis malam (9/12), membuat sejumlah rumah di Desa Margamukti dan Banjarsari mengalami retak-retak.

Camat Pangalengan, Haris Taufik mengatakan sampai sejauh ini baru dua desa yang melaporkan kondisi wilayahnya pascagempa semalam, masing-masing Desa Margamukti dan Banjarsari. Bedasarkan laporan, kata dia, beberapa rumah di Margamukti dan Banjarsari retak-retak.

“Semalam memang warga kaget dan trauma. Namun untuk kerusakan, saya belum menerima laporan. Hanya ada beberapa rumah di Desa Margamukti dan Banjarsari yang retak-retak,” kata Haris, Jumat pagi (10/12).

Di Desa Margamukti, kata dia, rumah yang retak-retak berada di RT 1 dan RT 4 RW X. Sementara di Desa Banjarsari, sejauh ini belum ada laporan rinci.

“Yang di Margamukti itu di RW X, RT 1 dan 4. Itu juga rumah bekas terkena gempa 2009 lalu yang belum menerima bantuan. Gempa semalam membuat rumah itu retak-retak lagi,” kata Haris.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari Komandan Kompi Markas Pemuda Panca Marga Kabupaten Bandung, Riki Mulyana, 5 rumah dilaporkan rusak karena gempa.

Warga Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung panik, Kamis malam. Gempa tiba-tiba mengguncang ketenangan warga sekitar pukul 18.58 WIB.

Puluhan warga langsung berhamburan keluar rumah. Mereka khawatir, gempa tersebut merubuhkan rumah. Setelah keluar rumah, warga kemudian mengelilingi desa untuk melihat kondisi rumah lainnya.

Berdasarkan data dari BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 18.58 WIB dengan kekuatan 4,1 SR dengan kedalaman 10 Km. Lokasi gempa berada di darat 50 Km Selatan Bandung. Gempa tersebut terasa di Pangalengan.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…