Kamis, 9 Desember 2010 15:15 WIB News Share :

Turunkan Merah Putih, dua aktivis HMI ditangkap

Jakarta–Dua aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) diamankan aparat karena berusaha menurunkan bendera merah putih di halaman gedung KPK.

Aksi itu terjadi saat peringatan hari anti korupsi sedunia di halaman gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/12).

Aparat yang melihat aksi ini langsung meringkusnya. Sempat terjadi kisruh karena beberapa rekan mereka berusaha menghalanginya. Namun, Polisi tetap membawa kedua orang tersebut.

Kedua aktivis itu adalah Ahmad Jaki dan Panji. Mereka berdua kini dibawa ke Polres Jakarta Selatan. Menurut Ahmad Jaki, aksi turun bendera dilakukan karena mereka menilai demokrasi sudah mati. “Ini membuktikan demokrasi sudah mati,” katanya.

Namun, alasan itu tidak bisa diterima polisi. Sempat terjadi perang mulut antara polisi dengan kedua aktivis. “Kalau menurunkan bendera akan berurusan dengan kami,” tegas seorang polisi yang meringkus Panji.

Beruntung, insiden itu tidak memicu kerusuhan yang lebih besar.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….