Kamis, 9 Desember 2010 07:01 WIB Sport Share :

Trofi-trofi Sampras disikat maling

Los Angeles–Salah satu petenis legendaris asal Amerika Serikat, Pete Sampras, sedang bermuram durja. Bagaimana tidak jika nyaris seluruh memorabilia dan piala-pialanya raib dicuri orang.

Selama aktif berkarir di dunia tenis profesional, Sampras sukses menorehkan banyak prestasi. Tak heran kalau banyak trofi ia raih sebelum akhirnya gantung raket tahun 2002 silam. Sebut saja 14 trofi Grand Slam, dua Piala Davis, cincin Olimpiade dan trofi dari 64 kemenanangan turnya.

Saking “membanjirnya” trofi-trofi dan penghargaan yang diraih pria berusia 39 tahun tersebut, sebuah gudang di Los Angeles, AS, pun ia pergunakan secara khusus untuk menyimpannya.

Sial untuk Sampras, ada tangan-tangan jahil yang menggerayangi gudang penyimpanan tersebut. Kebanyakan trofi dan memorabilianya pun raib tanpa jejak, meski hanya satu saja trofi Grand Slam-nya yang hilang.

“Aku masih punya 13 dari 14 trofi Grand Slam. Trofi Australia Terbuka (1994) milikku hilang bersama barang-barang lainnya,” curhat Sampras kepada Los Angeles Times yang dikutip Reuters seperti diberitakan detikSport, Kamis (9/11).

Sampras sendiri jelas sangat terluka dengan perampokan yang baru disadarinya tiga pekan lalu itu. “Kehilangan barang-barang ini seperti membuat sejarah karirku di dunia tenis sudah direnggut,” ucapnya muram.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…